Monday, March 26, 2007

Kejadian di Bioskop

Sabtu kemarin tepatnya tanggal 24 Maret 2007, aku dan suamiku pergi nonton film di bioskop guna refreshing karena gak ada libur selama 3 minggu berturut-turut (hari minggu kita gak libur loh). Kita berdua awalnya ingin nonton yang jam 16.00 tapi karena telat akhirnya kita dapat yang jam 16.30 yaitu film SAW III (kita berdua sih gak perduli film apa, yang penting nonton). Pas di dalam bioskop ternyata film sudah mulai, terpaksa deh dalam keremangan bioskop kita cari tempat duduk sesuai tiket kita no.E9-10. Baru saja kita mulai duduk, dua orang yang duduk pas di depan kita tapi beda baris, pindah ke barisan tiga dari depan yang mana kanan kirinya kosong tak ada penonton. Awalnya sih kita gak curiga, mungkin karena pengen lebih dekat kali, tapi... ternyata ... sekitar lima menit dari waktu kepindahan mereka, -ASTAGFIRULLAH- tanpa disengaja aku dan suami melihat film lain selain yang di layar bioskop (padahal yang di layar itu film serem loh... tapi yang ini gak). Mereka berdua mulai ciuman (walupun di dalam bioskop memang gelap tapi kan tidak gelap total, kita masih bisa melihat apa yang terjadi di sekeliling kita) sampai kemudian kedua kepala mereka tak terlihat di balik kursi untuk waktu yang lama... entah apa yang terjadi hanya mereka berdua yang tahu.

Setelah usai menonton, aku dan suami membahas fenomena yang terjadi tadi. Mengapa mereka gak berfikir dulu yah sebelum mereka melakukan itu. Apa mereka fikir, karena bioskop itu gelap pasti orang-orang gak ada yang lihat ... tapi buktinya kita berdua bisa melihat koq dan mungkin juga orang lain selain kita yang ada di dalam bioskop itu. Tapi, walaupun tak ada orang yang melihat
ALLAH selalu melihat kita, dimanapun kita berada dan apapun yang kita lakukan. Dan juga hal yang mereka lakukan adalah dosa karena kita yakin pasti mereka bukan pasangan suami istri, mereka hanya sepasang kekasih.

Al-Imam Ahmad berkata: "
Aku tidak mengetahui sebuah dosa -- setelah dosa membunuh jiwa -- yang lebih besar dari dosa zina"

Firman Allah SWT dalam surat Al-Furqan ayat 68-70:
"Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)
, (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. "

1 comment:

Anisa said...

Sepertinya di Indonesia itu sudah merupakan hal yang biasa yang mbak.Dulu saat saya bersama keluarga besar nonton di bioskop,sempat mendapati adegan seperti itu juga, tepat di depan tempat duduk saya. Yang melihat saja malu, tapi yang melakukan kok asyik ya..Heran deh...
Jadi tak salah kalo negeri ini silih berganti ditimpa bencana.itu baru sebagian kecil peringatan